kaukah yang miskin atau aku?(2)

betapa berat tangan dan hatiku
kala bertemu dirimu,
terkadang, kutak dapati diriku mau!
kala ku mau! selimut ragu pun merayu,
lantas hilanglah kebajikan bagiku,
seiring langkah yang ku ayun menjauh…
dirku melangkah pergi!!!…
betapa kutak malu, aku! yang mengemis bukan dirimu”,
kala, ku memberi kebutuhanmu!
bukanlah dirmu yang meminta melainkan dirku
yang membutuhkan.
betapa berat tangan dan hatiku
seharusnya ku, malu!
padamu sesungguhnya "Sang Ada", menyimpan hartaku!
kaulah ladang kekayaanku.
oh aku!…
diri yang tertipu oleh keangkuhan
diri yang tertipu oleh bisikan
diri yang tertipu oleh rayuan
yang mengambil setiap kesempatan dari lemah jiwaku

oh! dirku



No Comment

Leave a Reply

You must be