Pagi ini
masih tak dapat
menahan senyumku dan melupakannya
masih tak dapat …
kisah semalam yang tak terlupakan
mengingat semalam kubersama
bidadari tercantik dan menawan
yang bersamaku menemaniku
ditaman para dewa - dewi
yang harum nan semerbak
seperti "dirinya"
seperti"dirinya"
adanya dirinya…
ah,…"aku malu’
tapi ku mau….
kugenggam jemari lentiknya
kucium dengan "mesranya"…
seperti sepasang merpati
yang memadu kasih
ah…
kukembali tersenyum
karena dia hanya tersenyum
dengan bibir mungilnya yang indah
masih membekas dihati
rasa ini…
harum ini…
dirinya…
"hah"….
jeritku menimpali suara gaduh
gerangan apa??!!…
kejadian apa???!!!…
body guard besar bertubuh kekekar
dan berwajah sangar
menuju kami
brek… brek..brek…
"satu"….. "dua"…… "sepuluh"….
entahlah…
begitu cepatnya
seiring pandangan mataku menjadi gelap
dan kuterlonjak dengan mata terbelalak
menyadari kaki kecil yang mungil
mendarat telak diwajahku
milik sikecil keponakanku
yang berumur dua tahun
oh… malangnya aku….
menggeleng… mengeleng
menggeleng… menggeleng
sambil tersenyum
sayang teramat sayang
hanya mimpi kutinggal dibelakang…
