July, 2006

Don’t You Cry

jangan menangis
disaat seperti ini
kutahu hati pilumu menjerit
tapi takkan ada yang dapat mendengar

jangan menangis
disaat seprti ini
tangis karena rasa tak berdaya
yang semakin melemahkan

menangislah, menangislah
karena harap yang ada
didada yang menggumpal iman
menangislah karena harapanmu
sebab kita hanya punya itu

bawalah kami lebur bersamamu
bakarlah dada kami dengan harapanmu
tuk larut bersamamu
larut dalam tangis, harap, dan semangat yang tak luntur
sebab kita hanya punya itu

jangan ketakberdayaanmu
menjadi simbolmu menjadi dirimu
tapi jadikanlah harapanmu simbolmu
hingga dirimu lebur, menjadi harapanmu

Allahu Akbar!!!!
dari dada yang terbakar
Allahu Akbar!!!!
dari dada para pengharap

kau takkan tahu…..
kau takkan tahu…..
yang menantimu

Komunitas Puisi yahoo

LIRIH

terdengar lirih tangismu
disudut itu
menangisi setiap sayatan dihatimu
seolah kau enggan tuk meninggalkannya
terdengar lirih tangismu
disudut situ
apakah kesulitanmu tuk meninggalkannya
meninggalkan setiap sayatan dihatimu
yang menumpuk perih
dan keluh mengaduh
seakan kau ingin tinggal disana selamanya
masihkah kau ingin menyimpan serpihan
hasil sayatan tajam
memerih sembilu di hati
tidakkah kau merasa
kan tetap demikian adanya
selama apapun
sesering apapun kau tinggal didalamnya
semakin kau tak mau meninggalkannya
semakin luka itu terasa sakitnya
bukankah sudut itu dicipta tuk merasa
bukankah sudut itu cahaya yang seharusnya ada
yang mengganti perih dengan sejuk
yang mengganti gulana dengan bahagia lapang
mengganti gulita dengan indah warna
biarkanlah ia
biarkan terasing
dalam negri kesakitan
jangan kau yang didalamnya

Pagi ini

Dove   

         
         
         
      
 

masih tak dapat
menahan senyumku dan melupakannya
masih tak dapat …
kisah semalam yang tak terlupakan

mengingat semalam kubersama
bidadari tercantik dan menawan
yang bersamaku menemaniku
ditaman para dewa - dewi

yang harum nan semerbak
seperti "dirinya"
seperti"dirinya"
adanya dirinya…

ah,…"aku malu’
tapi ku mau….

kugenggam jemari lentiknya
kucium dengan "mesranya"…
seperti sepasang merpati
yang memadu kasih

ah…
kukembali tersenyum
karena dia hanya tersenyum
dengan bibir mungilnya yang indah

masih membekas dihati
rasa ini…
harum ini…
dirinya…

"hah"….
jeritku menimpali suara gaduh
gerangan apa??!!…
kejadian apa???!!!…

body guard besar bertubuh kekekar
dan berwajah sangar
menuju kami

brek… brek..brek…
"satu"….. "dua"…… "sepuluh"….
entahlah…
begitu cepatnya

seiring pandangan mataku menjadi gelap
dan kuterlonjak dengan mata terbelalak
menyadari kaki kecil yang mungil
mendarat telak diwajahku

milik sikecil keponakanku
yang berumur dua tahun

oh… malangnya aku….
menggeleng… mengeleng
menggeleng… menggeleng
sambil tersenyum

sayang teramat sayang
hanya mimpi kutinggal dibelakang…

cinta

cinta

ketika kau
datang
menghampiriku
dan mengisi hatiku dengan senyuman
membuatku
takberdaya

dan takpula ku mampu
tuk menerjemahkan
bahasamu
kedatanganmu
dirimu
bayangmu

yah…
menyelimutiku
dengan selimut
kerinduan
menghangatkanku
dengan api cinta

mengisi ruang
terdalam
menghetakkan nadi dan jantungku
dan mengalir
larut bersama
aliran darahku

kala kau membuaiku
menerbangkanku ke atas
awan
kuhanya mampu mengalirkannya
pada untaian kata atau petikan
dawai

mengalir
kualirkan
mewakili nafas rinduku
yang taut
bersamamu

ah…kaulah puisiku
yang menemani sepiku
mengalirkan lagu
dan nada
dalam hatiku

sebagaimana dirimu

by:potretbiru Rings

mencari_judul

disudut "sepi"
mencari kilatan
yang menepis kelam
kelamnya lubang
relung hati yang gelap

telah berkata sisinga pemberani
penunggang kuda yang jantan
sesungguhnya dunia kan tunduk
dibawah kakimu
pabila kau berkeras kepala padanya

diriku telah melihat ketangguhannya
kekokohan jiwanya hatinya

takmampu
ku belum mampu
ku berharap mampu
mengikuti jejak pejantan tangguh

yang mengikuti sepupu tercinta
kekasih Sang Raja

dari kecil dalam asuhan
kekasih berhati lembut
sinar wajah bak purnama
yang mengalir keberkahan
dari tiap
keringat
dan seluruh tubuhnya

yang mengalirkan rahmat
dari tiap ucapannya
perintahnya
seruannya

shalawat dan salam
atas kekasih, hamba
yang padanya dijanjikan tempat
tertinggi lagi mulia
dan bagi ahlil bait tercinta
bagi penghulu para syuhada
semoga jiwaku menjadi tebusannya
bagi penghulu wanita surga
cahaya mata pelipur lara
dan para maksumin yang mulia
yang terjaga dan terlindungi

ku
masih mencoba menelusuri
jejaknya dengan langkah
gontai dan lunglai
tak bertenaga
hanya harap penopang semangat
menanggalkan keluh kesah

Text067_2 

ne hari gw iseng

angan kemana
kemana mana
yang nanya siapa
angan
kok melayang layang
bikin bengong
angan dimana
mau kemana
lagi terbang
maklum lagi
beteBintang_menari

Kumasih_Mencinta

Kumasih_mencinta

terdiam dan masih
kuhanyutkan jiwa
melayang ke nirwana
bersama
mencari
kesejatian
kenyataan
kebenaran
abadi ku harapkan                        My_love